Tampilkan postingan dengan label Adab-adab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adab-adab. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Juni 2016

kalo gue....

kalo gue....

Pernahkah anda menyimak pembicaraan orang?
Bagaimana perasaan anda,
jika pembicara menjadikan obyek pembicaraan adalah dirinya sendiri..
Awalnya sih mungkin kagum.. 
lama-lama kok menjengkelkan ya?
Begitulah wahai sobat.. ketika seorang yang sering mengucapkan kalimat saya, ana, aku, mungkin sering menghias bibir kita..

Rabu, 03 Desember 2014

DO'A KETIKA MAU SAFAR




Jika sudah berada di atas kendaraan untuk melakukan perjalanan, hendaklah mengucapkan:

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.” Setelah itu membaca:

سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِى سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ

HUTANG SIAPA MAU?



Hutang hukumnya mubah..
namun jika kita mampu untuk segera melunasinya, maka bergegaslah,  apalagi jika hutang tersebut telah jatuh tempo

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم  : "مَطْل الغنيِّ ظلم. وإذا أُتْبع أحدكم على مَلِئٍ فليَتْبع" متفق عليه.

Penundaan pembayaran hutang oleh orang-orang yang mampu adalah suatu kezhaliman. Dan jika salah seorang diantara kalian diikutkan kepada orang yang mampu, maka hendaklah dia mengikutinya" [Al-Bukhari III/55, 85 Muslim III/1197 nomor 1564,]

Minggu, 06 April 2014

KESESATAN SEBAGIAN PERUQYAH

الموسوعة الذهبية في أخطاء أصحاب الرقية الشرعية
كتبه أبو البراء
الجزء الأول
بسم الله الرحمن الحيم
الحمدلله رب العالمين والصلاة والسلام على الهادي البشير السراج المنير خير من صلى وصام ونصح الأنام صلى الله عليه وعلى آله وصحبه وسلم . وبعد

Kamis, 21 Maret 2013

Amalan Pasutri dihari Jumat



Amalan Pasutri dihari Jumat

Dari Aus bin Abi Aus radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من اغتسل يوم الجمعة وغسّل وغدا وابتكر ومشى ولم يركب ودنا من الإمام وأنصت ولم يلغ كان له بكل خطوة عمل سنة


Rabu, 23 Januari 2013

jagan putus asa dari harapan



Kasih sayang Allah kepada Hamba Hamba Nya


Dari ‘Umar bin Khathab Radhiallhu ‘anhu , “Seorang tawanan datang kepada Rasulullah shalallhu ‘alaihi wasalam , ternyata seorang wanita yang tertawan berusaha menemukan bayinya, dan bayi pun ikut tertawan juga segera ia meraihnya menempelkannya di perutnya dan menyusuinya, lantas Rasulullah shalallhu ‘alaihi wasalam bersabda: ‘Apakah kalian mengira bahwa wanita tersebut akan melemparkan anaknya ke luapan api?’, kami menjawab: ‘Demi Allah, tidak’,  ‘beliau bersabda:‘Allah lebih sayang kepada hamba-Nya yang mukmin daripada kasih sayang wanita tersebut kepada anaknya’.” Muttafaqun ‘alaih[1].

Jumat, 18 Januari 2013

Makna Niat


HAKIKAT NIAT DAN KEUTAMAANNYA

Niat bukan sebuah lafadz yang diungkapkan seseorang dengan ucapan “Nawaitu” [aku berniat], tetapi ia merupakan dorongan hati layaknya sebuah penaklukan suatu daerah yang berasal dari pertolongan Allah. Terkadang ia begitu mudah untuk dilakukan dan kadangkala terasa sulit. Barangsiapa yang hatinya lebih kuat kecenderungannya terhadap urusan agama, maka kerap kali ia akan merasa mudah untuk menghadirkan niat guna melakukan kebaikan. Sebab secara umum hatinya condong kepada kebaikan itu sendiri, lantas merambah kepada beberapa jenis kebaikan lainnya.

Rabu, 21 November 2012

DUA KENIKMATAN

DUA KENIKMATAN INI MANUSIA TERTIPU DAN LALAI DARI MENSYUKURINYA..



عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

Dari Ibnu Abbas, dia berkata: Nabi Shallallâhu 'Alaihi Wasallam  bersabda: “Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu pada keduanya, (yaitu) kesehatan dan waktu luang”. [HR Bukhari, no. 5933].

Ibnu Hajar rahimahullah berkata:

Minggu, 18 November 2012

Metode iman kepada taqdir

Metode iman kepada taqdir

Wahai saudaraku marilah kita beriman dan beramal dan selalu husnudzon kepada Allah dengan beramal sholeh. sesungguhny Allah Ta'ala tidak menjadikan manusia diciptakan sia-sia.

Diriwayatkan dari Ali  ‎​رضي الله عنه, dia berkata: “Waktu itu kami mengikuti proses pemakaman jenazah di Baqi al Gharqad, lalu datanglah Rasulullah  صلى الله عليه وسلم kemudian beliau duduk, maka kami pun duduk di sekitar beliau. Ketika itu beliau membawa sebuah tongkat kecil. Beliau menundukkan kepalanya sambil memukul-mukulkan tongkatnya (ke tanah), kemudian beliau bersabda:

Kamis, 15 November 2012

WANITA SAFAR



WANITA SAFAR TIDAK BERSAMA MAHROM


DIFINISI MAHROM
Definisi mahram bagi wanita adalah orang yang haram selamanya untuk menikah dengannya, karena sebab nasab, pernikahan(mushoharoh) atau susuan.

SYAIKH ALBANI DITANYA TENTANG WANITA YANG KELUAR RUMAH

 SYAIKH AL-ALBANI DITANYA TENTANG WANITA YANG KELUAR RUMAH DAN MENINGGALKAN ANAK ANAKNYA DIASUH PARA PEMBANTU

Syaikh Al-Albani rahimahullah ditanya:


"apa hukum syariat tentang pekerjaan mubah yang dilakukan seorang wanita di luar rumahnya, dalam keadaan dia meninggalkan anak-anaknya diasuh oleh pendidik atau pembantu wanita muslimah?

Beliau menjawab:

Selasa, 13 November 2012

Kiat Membentengi Keluarga Dari Sihir



Kiat Membentengi Keluarga Dari Sihir

 

(Hanin Ummu Abdillah)

SEKILAS TENTANG HAKIKAT SIHIR
Secara etimologis, sihir artinya sesuatu yang tersembunyi dan sangat halus penyebabnya. Sedangkan menurut istilah syariat, Abu Muhammad Al Maqdisi menjelaskan, sihir adalah azimat-azimat, mantra-mantra atau pun buhul-buhul yang bisa memberi pengaruh terhadap hati sekaligus jasad, bisa menyebabkan seseorang menjadi sakit, terbunuh, atau pun memisahkan seorang suami dari istrinya. [1]

Jadi sihir benar-benar ada, memiliki pengaruh dan hakikat yang bisa mencelakakan seseorang dengan taqdir Allah yang bersifat kauni . Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :

فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ وَمَاهُم بِضَآرِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللَّهِ

"Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang bisa mereka gunakan untuk menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka (ahli sihir) itu tidak dapat memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah" [Al Baqarah : 102].

ruqyah



Ruqyah : Terapi Ruqyah Syar’i

Penulis: Ummu Mu’aadz  

Saudariku yang dirahmati Allah, saat ini, sering kali kita mendengar terapi pengobatan ruqyah  namun pengertian yang terlintas dibenak kita adalah terapi untuk mengusir gangguan jin. Hal ini adalah pendapat keliru dan  salah kaprah dikalangan masyarakat saat ini. Padahal, ruqyah yang sesuai syar’i adalah sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang disyari’atkan untuk dilakukan bagi setiap muslim pertama kali saat dirinya merasa sakit, baik sakit fisik maupun karena gangguan jin.


Senin, 12 November 2012

Pengobatan orang yang terkena sihir



Pengobatan orang yang terkena sihir



Penulis: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Segala puji hanya kepunyaan Allah, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada junjungan umat, Nabi besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang tiada lagi Nabi sesudahnya.

Akhir-akhir ini banyak sekali tukang-tukang ramal yang mengaku dirinya sebagai tabib, dan mengobati orang sakit dengan jalan sihir atau perdukunan.
Mereka kini banyak menyebar di berbagai negeri; orang-orang awam yang tidak mengerti sudah banyak menjadi korban pemerasan mereka.

Maka atas dasar nasihat (loyalitas) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kepada hamba-hambaNya, saya ingin menjelaskan tentang betapa besar bahayanya terhadap Islam dan umat Islam adanya ketergantungan kepada selain Allah dan bahwa hal tersebut bertolak belakang dengan perintah Allah dan RasulNya.

Kamis, 01 November 2012

SHALAT ISTIKHARAH

SHALAT ISTIKHARAH

Jabir bin Abdillah Radhiallahu’anhu berkata: Adalah Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam mengajari kami shalat Istikharah untuk memutuskan segala sesuatu, sebagaimana mengajari surah Al-Quran. Beliau bersabda: “Apabila seseorang di antara kamu mempunyai rencana untuk mengerjakan sesuatu, hendaknya melakukan shalat sunnah (Istikharah) dua rakaat, kemudian bacalah doa ini:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ -أَوْ قَالَ: عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ- فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ -أَوْ قَالَ: عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ- فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ

Selasa, 21 Februari 2012

Adab Berbicara

GHIBAH
(Menggunjing)


Abu Riyadl Nurcholis Majid Ahmad

Mengunjing merupakan perbuatan yang asyik, dan enak dilidah, begitu pula sebagai bumbu dalam pergaulan, namun ternyata hal ini merupakan dosa besar meskipun yang dibicarakan itu ada pada saudara kita dan tidak mengada ada. Keharamannya disebutkan secara gamblang dalam Al-Qur'an dengan permisalan yang sangat menjijikkan, agar kaum muslimin mejauhinya. Allah Ta'ala berfirman:

وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

"Dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain.  Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah.  Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Hujuraat: 12)

Jumat, 10 Februari 2012

Adab Berdoa

7 PENYEBAB DOA' YANG TERTOLAK

Oleh : Abu Riyadl Nurcholis bin Mursidi

Doa’ merupakan inti dari ibadah  dan ia merupakan senjata paling ampuh yang dimiliki seorang mukmin
Maka dari itu Allah Ta’ala tekankan kepada kita agar tidak menyelewengkan doa’ ini kepada selain-Nya, karena perbuatan ini termasuk syirik akbar, yang akan dapat melenyapkan amalan kita :

وعن ابن مسعود رضي الله عنه ؛ أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : من مات وهو يدعو من دون الله ندا ؛ دخل النار . رواه البخاري [ ج- 9][ص-110] [ ج- 9][ص-111]

Dari ibnu Mas’ud –rodhiallahu ‘anhu, bahwa Rosulullah sholallahu alaihi wasalam bersabda: “ Barang siapa mati dalam keadaan masih berdoa’ kepada selain Allah untuk mensekutukan=Nya maka ia masuk NERAKA”[ HR. Bukhori]


Selasa, 13 Desember 2011

setelah ortu wafat, apa yg bisa kita lakukan?


Berbakti kepada kedua orang tua
Setelah mereka wafat

عن ابى هريرة ان رسول الله صلى الله عليه وقال إذا مات الانسان انقطع عنه عمله الا من ثلاثة الا من صدقة جارية أو علم ينتفع به أو ولد صالح يدعو له
Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah berkata, "Apabila seorang manusia meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal: shadaqah jariyah atau ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang mendoakannya".[1]

Senin, 21 November 2011

BUAH BERBAKTI KEPADA ORANG TUA


Buah berbakti kepada Orangtua


عن عَبْدِ اللَّهِ ابن مسعود قَالَ سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ؟ قَالَ الصَّلَاةُ عَلَى وَقْتِهَا قَالَ ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ قَالَ ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي بِهِنَّ وَلَوْ اسْتَزَدْتُهُ لَزَادَنِي

Dari Ibnu Mas'ud berkata, aku bertanya kepada Rasulullah, "Amalan apakah yang paling dicintai Allah?". Rasulullah menjawab, "Shalat pada waktunya". Aku berkata, "Kemudian apa?". Beliau menjawab, "Berbakti kepada kedua orang tua". Aku berkata, "Kemudian apa?". Beliau menjawab, "Berjihad di jalan Allah". Ibnu Mas'ud berkata, "Rasulullah menyampaikan ini kepadaku, dan seandainya aku meminta tambah niscaya Rasulullah akan menambahnya".[1]


عن عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَأْذَنَهُ فِي الْجِهَادِ فَقَالَ أَحَيٌّ وَالِدَاكَ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَفِيهِمَا فَجَاهِدْ
Dari Abdullah bin Amr bin al-'Ash berkata, seorang lelaki mendatangi Rasulullah dan meminta ijin kepadanya untuk pergi jihad. Maka Rasulullah berkata, "Apakah kedua orang tuamu masih hidup?". Dia berkata,"Ya". Rasulullah berkata, "Sungguh-sungguhlah untuk berbakti kepada keduanya".[2]